Berita Terkini

KADIV DATIN KPU POSO DEWI YUL NAWAWI MENGIKUTI RAKOR NASIONAL KPU RI

Poso, https://kab-poso.kpu.go.id Ketua Divisi DATIN KPU Kabupaten Poso Dewi Yul Nawawi serta operator sistem informasi data pemilih (SIDALIH) Kabupaten Poso Erfin Pratama mengikuti rapat koordinasi nasional analisis data ganda dan invalid menuju penetapan DPS yang diselenggarakan oleh KPU RI di The Alana Yogyakarta Hotel, Yogyakarta (3-7 Agustus 2024) Dalam sambutannya, Ketua KPU RI Muhammad Afifuddin menekankan pentingnya kegiatan ini agar data pemilih ketika ditetapkan menjadi data yang benar-benar valid, mutakhir, akurat dan inklusif. KPU tidak bisa bekerja sendiri, maka pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kemenkumham, Bawaslu dan stakeholder lainnya guna menghasilkan data pemilih yang semakin baik dan berkualitas. Hadir sebagai Keynote Speaker, Ketua Komisi Il DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung,S.Si.,M.T yang memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU atas kerja keras, kerja sama, koordinasi, komunikasi sehingga sukses menyelesaikan tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan Pemilu 2024. Doli meminta jajaran KPU tidak cepat berpuas diri, dan terus meningkatkan kualitas kerjanya. Kegiatan rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh beberapa narasumber yaitu bapak Rahmat Badja selaku ketua Bawaslu RI, Dirjen Kemenkumkam dan Dirjen Dukcapil , Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Setjen KPU M. Syahrizal Iskandar, Ketua,Anggota, Sekretaris KPU Provinsi D.l Yogyakarta, Ketua KPU Provinsi dan Anggota KPU membidangi Divisi Datin se-lndonesia, dan admin/operator Sidalih. Setelah selesai materi dan diskusi dilanjutkan dengan kegiatan analisis kegandaan & invalid nik yang bisa juga disebut kegiatan tabrak data oleh Ketua Divisi DATIN RI ibu Beti Epsilon Idros. [Humas KPU Poso, Fr. Ed,Dewi]  

KPU Kabupaten Poso mengikuti Rapat Koordinasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat di lingkungan KPU Provinsi/KIP Aceh, dan KPU/KIP Kabupaten/Kota Tahun 2024

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Poso, Alfred Sabintoe serta Kepala Subbagian Hukum dan Sumber Daya Manusia, Muh. Fahrul Podungge, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Vasa Hotel Surabaya, Jawa Timur, (4-6/8/2024) Rakornas dibuka oleh Ketua KPU Mochammad Afifuddin, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya melakukan inovasi, kolaborasi dan sinergi untuk kerja-kerja penyelenggaraan pemilu. Dalam kesempatan tersebut, ketua KPU mengucapkan terima kasih atas pencapaian peningkatan partisipasi Masyarakat pada pemilu 2024. “Dalam kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran divisi parmas yang telah bekerja keras, sehingga Tingkat partisipasi pemilu tahun 2024 mencapai 81 persen, melebihi target Nasional”  kata Afifuddin dalam sambutannya. Afifudin juga mengingatkan kepada seluruh jajaran divisi parmas untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam mensuksekan pilkada tahun 2024. “Era kekinian mengurangi kompetisi dan meningkatkan kolaborasi” ujarnya. Selanjutnya, Anggota KPU Yulianto Sudrajat dalam arahannya menyampaikan beberapa hal terkait evaluasi pelaksanaan pemilu tahun 2024, serta beberapa kegiatan dalam perumusan rencana strategis. Idham Holik selaku ketua divisi teknis dan penyelenggaraan Pemilu dalam arahannya, mengajak peserta rakor untuk memperluas perspektif dalam menyiapkan strategi dalam pelaksanaan sosialisasi khususnya dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2024. August Mellaz sebagai ketua divisi sosdiklih parmas menyampaikan data terkait Tingkat partisipasi Masyarakat dalam pemilu tahun 2024 meliputi Tingkat partisipasi pada pemilihan Presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI serta evaluasi pelaksanaan kegiatan sosdiklih parmas untuk di adopsi masing-masing divisi sosdiklih parmas di daerah masing-masing pada pelaksanaan pemilihan tahun 2024. Adapun dalam kegiatan rakornas beberapa narasumber yang turut memberikan materi dalam diskusi panel diantaranya adalah : Dr. Drs. Muhadam Labolo, M.Si.,CIGS,CILC dari unsur akademisi, Usman Kansong Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Suko Widodo Pakar Komunikasi Universitas Airlangga. Mada Sukmaja Kepala Prodi Fisipol UGM. Dalam rakor sosdiklih parmas tahun juga diberikan anugrah parhumas 2024 bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten yang melaksakan berbagai kegiatan sosialiasi Pendidikan pemilih dan partisipasi Masyarakat dengan beberapa kategori yang dinilai. [Humas,Al]

KPU POSO MENGIKUTI RAKOR LINTAS SEKTORAL OLEH POLRES POSO

Poso, https://kab-poso.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Andi Sapa Sudirman  Polres Poso, pada hari Kamis (1/8). Rapat koordinasi ini dibuka dengan sambutan oleh AKBP Arthur Sameaputty, Kapolres Poso. Dalam sambutannya, AKBP Arthur menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk memastikan Pilkada serentak berjalan aman dan lancar. Ia juga menegaskan komitmen kepolisian untuk mendukung pengamanan seluruh proses pemilu demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Selanjutnya, Alfred Sabintoe,S.Kom.,M.Si. Komisioner KPU Kabupaten Poso, memaparkan materi terkait jumlah Daftar Pemilih Potensial Pemilu (DP4) serta jadwal tahapan Pilkada serentak di Kabupaten Poso. Alfred menjelaskan bahwa DP4 yang telah disiapkan adalah data awal yang akan digunakan untuk menentukan daftar pemilih tetap setelah proses verifikasi lebih lanjut. Ia juga menjabarkan tahapan-tahapan penting dalam Pilkada yang sementara berlangsung dan akan dihadapi kedepan. Adapun saat ini pasca  pencocokan dan penelitian data pemilih selanjutnya akan dilakukan rekapitulasi pemilih hasil pemuktahiran dari tingkat PPS dan di tingkat Kabupaten tanggal 9 - 11 Agustus 2024. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari TNI, Polri, Bawaslu Kabupaten Poso serta instansi pemerintah daerah. Diskusi dalam rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah pengamanan serta mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin timbul selama proses Pilkada. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan semua pihak terkait dapat bekerja sama dengan baik untuk memastikan Pilkada serentak Tahun 2024 di Kabupaten Poso berjalan dengan sukses dan aman. [Humas KPU Poso, Fr].

KPU POSO LAKSANAKAN RAKOR EVALUASI COKLIT DAN PEMBUATAN TPS LOKASI KHUSUS

Poso, https://kab-poso.kpu.go.id Kabupaten Poso melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mengevaluasi pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) serta mempersiapkan pembentukan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus. Rakor ini diselenggarakan di RM. Citra Moengko dengan tujuan memastikan kelancaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Poso tahun 2024. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Poso, Muh Ridwan Dg Nusu, didampingi oleh anggota KPU, Dewi Yul Nawawi, Mansur, dan Roni Mathindas. Selain itu, Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Dirwansyah Putra, juga turut hadir memberikan arahan dan dukungan. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Poso, Muh Ridwan Dg Nusu, menekankan pentingnya evaluasi pelaksanaan coklit sebagai fondasi utama dalam menyusun daftar pemilih yang akurat dan terpercaya. "Proses coklit adalah langkah awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya," ujar beliau. Rakor ini juga membahas persiapan pembentukan TPS lokasi khusus untuk memastikan aksesibilitas yang lebih baik bagi semua pemilih, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Dewi Yul Nawawi menambahkan, "Kami berkomitmen untuk menyediakan TPS yang mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat agar partisipasi pemilih meningkat." Turut hadir dalam acara ini adalah perwakilan Bawaslu Kabupaten Poso, Helmy Mongi dan Whisnu Pratala,  Dinas Dukcapil Oiska E Kawani, Kapolres Kabupaten Poso AKBP Arthur Sameaputty, serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Poso. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara KPU dan para pemangku kepentingan dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan di Kabupaten Poso. Dirwansyah Putra, Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, juga menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang telah terjalin dan mengharapkan koordinasi yang lebih baik ke depannya. "Dengan adanya dukungan dari semua pihak, kami yakin proses pemilihan akan berjalan dengan lancar dan demokratis," ungkapnya. Melalui Rakor ini, diharapkan berbagai tantangan dalam pelaksanaan coklit dan persiapan TPS dapat diatasi dengan baik, sehingga pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Poso tahun 2024 dapat terlaksana dengan sukses dan sesuai harapan. [Humas KPU Poso, Fr]

Pelantikan PAW PPS di kelurahan lombogia dan desa bumi banyusari

Poso, https://kab-poso.kpu.go.id Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, Alfred Sabintoe, melakukan pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Poso. Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran persiapan pemilihan umum mendatang. Pelantikan dilaksanakan secara bersamaan melalu luring dan daring untuk Rafina Dg Nusu, yang dilantik sebagai anggota PPS di Kelurahan Lombogia, Kecamatan Poso Kota Utara dan Mariam dilantik sebagai anggota PPS untuk Desa Bumi Banyusari, Kecamatan Lore Utara. Acara pelantikan ini berlangsung di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Poso Kota Utara. Dalam sambutannya, Alfred Sabintoe menekankan pentingnya peran PPS dalam memastikan proses pemilu berjalan dengan baik dan transparan. Ia juga mengingatkan para anggota PPS yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh integritas dan menjaga netralitas sebagai penyelenggara pemilu. Dengan pelantikan ini, diharapkan kehadiran PPS yang baru dapat memperkuat struktur penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Poso, sehingga pemilu dapat terlaksana secara demokratis, jujur, dan adil. [Humas KPU Poso, Fr]

KPU POSO MELAKUKAN MONITORING DAN SUPERVISI E-COKLIT 10 HARI KE 2

Poso, https://kab-poso.kpu.go.id Dalam rangka memastikan kelancaran dan akurasi proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih secara elektronik (e-Coklit) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Poso tahun 2024, KPU Poso melaksanakan monitoring dan supervisi pada 10 hari kedua masa pelaksanaan e-Coklit.  Lima komisioner KPU Poso beserta Sekretaris KPU Poso turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring ini. Mereka terbagi menjadi beberapa tim yang disebar ke 19 kecamatan di seluruh Kabupaten Poso.  Ketua KPU Poso Muh Ridwan Dg Nusu, dalam keterangannya, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan monitoring dan supervisi ini adalah untuk memastikan bahwa proses e-Coklit berjalan dengan lancar, akurat, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan arahan dan solusi atas permasalahan yang mungkin dihadapi oleh petugas e-Coklit di lapangan. Dewi Yul Nawawi selaku Ketua Divisi Data dan Perencanaan  menambahkan bahwa selama proses monitoring, pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas e-Coklit serta memberikan bimbingan teknis apabila diperlukan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pemilih yang memenuhi syarat terdata dengan baik dan tidak ada satupun yang terlewatkan,” ujarnya. Dalam pelaksanaan monitoring dan supervisi ini, KPU Poso juga melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama antar lembaga penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang akurat dan terbuka kepada petugas E-Coklit yang datang ke rumah-rumah. Hal ini penting agar data pemilih dapat tervalidasi dengan baik dan dapat digunakan sebagai dasar yang sah dalam pemilihan mendatang. Dengan dilakukannya monitoring dan supervisi ini, diharapkan proses E-Coklit dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Poso tahun 2024 dapat terlaksana dengan sukses dan demokratis.[Humas KPU Poso, Fr]